Jumat, 21 September 2018

INNOCENT EVIL ( Intro)

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.
Irwan terlanjur dicap anak nakal dan bermasalah. Ia tidak punya banyak teman, dan hampir tak ada yang mau berteman dengannya.

Erina yang baru saja pindah ke sekolahnya, justru ingin sekali berteman dengan Irwan.

Apa Erina bisa berteman dengan Irwan?
Kenapa Erina mau berteman dengan Irwan?
Apa akan ada kisah kasih diantara mereka?


Rabu, 12 September 2018

the Synopsis

Nina and Matt are last year high school students. They have opposite personalities and intelegence. Nina is the smart and clever one but she is aloner and have no any closefriend. But, Matt is the positive boy. He is so humble and friendly. He is good in sport and team work, but he is the dumbest one in his school.

Someday, nina's house is burned. And she have to move to other place. And she moves to Matt next door. It is the beginning of their relationship
They start to know each other and help each other. Nina helps Matt to study. And Matt helps her to get out from her complex.

A lot of things will happen between both of them. It'll help they to grow up and know how to dreaming and loving.

Senin, 10 September 2018

Na... Na.. (part2)

baca part 1

Mamat bingung, entah harus berkata apa agar Nana mengerti maksud baiknya.
"Na, kamu salah paham. Maksud aku ma temen-temen baik kok," ujar Mamat sembari memegang pipinya yang merah ditampar.
"terus atas ijin siapa kalian bikin acara begini?"
Mamat terdiam dan menunduk.
"kamu kan biang nya? Kamu sih biasa diketawain sama yang lain. Tapi aku? Kamu pikir ga gimana perasaan aku?" Nana meninggikan nada suaranya, "pokoknya sekarang kamu berhenti dan balikin semua uang yg udah kamu terima. Dan jangan pernah bawa-bawa nama aku, apapun yang mau kamu lakuin".
Nana lantas meninggalkan Mamat yg berdiri terpaku.
Sepeninggal Nana, Mamat langsung terduduk lemas. Ia sedih, karena maksud baiknya ditolak mentah-mentah.
Tak lama, teman segenk Mamat menghampiri. Mereka iba melihat sahabatnya itu. Mereka juga ikut membisu dan hanya bisa menepuk-nepuk bahu Mamat, memberinya kesabaran.

"yang sabar ya, Mat"


***

(seminggu kemudian)
(warung makan lantai dua)
(malam hari)


Nana sedang belajar untuk ujiannya, di meja lipat yang biasa anak TK pakai dan dibantu oleh lampu meja. Karena lampu ruangan sudah dimatikan. Sementara, di sebelahnya, sang ayah sedang terbaring tidur di lantai beralas kasur tipis.

Nana masih harus rela berdesakan tinggal di lantai dua warung makannya yang hanya berukuran 4m x 4m, dipotong dengan kamar mandi dan perabotan.

Tapi Nana tidak mengeluh apapun, apalagi melihat bagaimana ayahnya sangat bekerja keras agar dapat tetap menghidupinya dan juga untuk merenovasi rumahnya yang terbakar.

*

(keesokan paginya)

Nana setidaknya bisa menikmati sarapan yang lezat buatan ayahnya, Pak Munir, setiap pagi.

"Na,,"
"iya, apa?"
"Na, kamu mau ga ngekost?"

Nana seketika menghentikan suapannya. Ia menatap Pak Munir.

"kamu bentar lagi ujian nasional. Kalo kamu tinggal di tempat kaya begini, nanti belajarnya gak bener," Pak Munir menjelaskan, "jadi sebaiknya kamu kost aja dulu".

"Terus Ayah gimana?"tanya Nana.

"ya, Ayah sih di sini aja. Sambil jaga warung," jawab Pak Munir, "kamu biar lebih konsentrasi lagi belajarnya, gak keganggu sama ayah".
"ayah udah cari kost yang deket sama sekolah kamu, dan kebetulan yang punya juga temen ayah. Jadi, kamu ga usah khawatir. Nanti ayah bakal sering jengukin, sambil ngecek renovasian rumah," lanjut Pak Munir.

Nana tidak membantah, karena ia mengerti betul keputusan ayahnya ini.

(bersambung)


Senin, 03 September 2018

Bukan ga konsisten, tapi DINAMIS

Disebut sebagai orang yang gak konsisten,
Karena katanya ga bisa ngejalanin bisnis saya dengan fokus.
Maaf,bung...
Buat saya,, fokus itu bukan berarti hanya mengerjakan satu hal.
Harus ada yg diingat..
Saya ini masih seorang ibu rumah tangga, yang masih harus melakukan berbagai hal buat ngurus rumah dan ngurus suami.
Ya... Kecuali, si suami dapat dengan ikhlas membebaskan saya dari tugas rumah tangga.
Atau seenggaknya... Bantuin saya supaya kerjaan rumah bisa selesai lebih cepat.
Jadi, saya bisa dengan bebas fokus sama usaha saya ini.

Ok lah, saya pernah coba fokus dan konsisten buat jalanin usaha saya ini, tapi apa...
Yang terjadi malah saya dituduh malas malasan ngerjain kerjaan rumah. Karena main hp atau nonton drakor favorit.

Sedang, tidak melihat langsung apa yang sebenernya. Hanya sekedar asumsi... dugaan... Suudzon.